Unit Sarana dan Prasarana Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Seminar Strategis Peningkatan Infrastruktur Kampus

KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari mengadakan seminar, webinar, dan kuliah umum komprehensif pada Selasa, 22 April 2026, dengan fokus khusus pada peningkatan sarana dan prasarana kampus. Kegiatan berlangsung di Aula Utama Gedung Rektorat dengan menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan akademisi, profesional infrastruktur, dan pejabat universitas.

Acara yang diselenggarakan oleh Unit Sarana dan Prasarana ini merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya fisik kampus guna mendukung proses pembelajaran dan penelitian yang lebih berkualitas. Seminar berlangsung sepanjang hari, mulai dari pukul 08.00 hingga 16.30 WITA, dengan agenda yang dirancang secara cermat untuk membahas berbagai aspek penting pengelolaan infrastruktur perguruan tinggi.

### Latar Belakang dan Signifikansi Kegiatan

Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kampus. Pertumbuhan jumlah mahasiswa dan ekspansi program akademik dalam lima tahun terakhir telah meningkatkan tekanan pada infrastruktur existing. Oleh karena itu, peningkatan sarana dan prasarana menjadi prioritas strategis dalam rencana pengembangan jangka menengah universitas.

Kepala Unit Sarana dan Prasarana Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ir. Bambang Setiawan, M.T., menjelaskan alasan diadakannya kegiatan komprehensif ini dalam wawancara awal April 2026. “Kami melihat bahwa pengelolaan sarana dan prasarana membutuhkan pendekatan yang lebih strategis dan berkelanjutan. Seminar ini dirancang untuk menghadirkan best practices dari berbagai institusi dan memberikan wawasan baru kepada tim kami serta stakeholder internal,” ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 350 peserta, termasuk dosen, staf administrasi, mahasiswa, dan perwakilan dari berbagai unit kerja di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari. Selain itu, acara juga dihadiri oleh tamu undangan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara, serta beberapa institusi pendidikan dan swasta terkait.

### Tema dan Struktur Kegiatan

Seminar 22 April 2026 mengangkat tema besar “Optimalisasi Sarana dan Prasarana Perguruan Tinggi untuk Mendukung Excellence in Education and Research.” Tema ini dipilih sebagai cerminan dari komitmen universitas terhadap peningkatan ekosistem akademik yang mendukung pembelajaran berkualitas tinggi.

Kegiatan dibagi menjadi tiga sesi utama. Sesi pertama, berjudul “Manajemen Infrastruktur Berkelanjutan di Era Digital,” disampaikan oleh Prof. Dr. Ardhito Wijayanto dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Prof. Ardhito, yang merupakan pakar infrastruktur berkelanjutan, membahas strategi pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan dan efisien biaya.

Dalam presentasinya, Prof. Ardhito menekankan pentingnya integrasi teknologi smart building dalam pengelolaan infrastruktur modern. “Universitas di era 2020-an harus memanfaatkan Internet of Things (IoT) dan artificial intelligence untuk memaksimalkan penggunaan energi, air, dan sumber daya lainnya. Ini bukan hanya tentang efisiensi biaya, tetapi juga tanggung jawab sosial terhadap lingkungan,” jelasnya dalam sesi yang penuh dengan interaksi peserta.

Sesi kedua, “Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pengelolaan Sarana Kampus,” dibawakan oleh Bapak Hendra Kusuma, S.H., M.M., dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Sesi ini membahas regulasi terkini mengenai standar keselamatan kerja, prosedur pemeliharaan fasilitas yang aman, dan mitigasi risiko di lingkungan kampus.

“Banyak institusi pendidikan yang masih mengabaikan aspek keselamatan kerja dalam pengelolaan sarana. Padahal, keselamatan adalah investasi jangka panjang yang akan menurunkan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas. Saya apresiasi Universitas Muhammadiyah Kendari yang proaktif mengadakan pembekalan ini,” kata Bapak Hendra dalam kesempatan tanya jawab.

Sesi ketiga, “Inovasi Desain Ruang Pembelajaran dan Penelitian,” dipandu oleh Ibu Dr. Siti Nurhasanah, S.T., M.Arch., arsitek terkemuka dan dosen di Universitas Diponegoro. Ibu Siti membahas tren desain ruang modern yang fleksibel, inklusif, dan mendukung kolaborasi akademik.

### Webinar dan Kuliah Umum Paralel

Bersamaan dengan seminar utama, Universitas Muhammadiyah Kendari juga menyelenggarakan dua webinar paralel yang dapat diakses oleh peserta secara hybrid. Webinar pertama, “Pemeliharaan Preventif Fasilitas Kampus: Strategi Cost-Saving,” dipandu oleh tim teknis dari PT Anugrah Fasilitas Indonesia, perusahaan yang berpengalaman dalam pengelolaan fasilitas di berbagai kampus.

Webinar kedua, “Sustainability Reporting dan Green Campus Certification,” menghadirkan narasumber dari Green Building Council Indonesia. Peserta mendapatkan penjelasan mendalam tentang sertifikasi green building seperti GREENSHIP dan bagaimana prosesnya dapat diterapkan di Universitas Muhammadiyah Kendari.

Kuliah umum yang diselenggarakan pada sesi penutup menghadirkan Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Sudarman, M.T., yang berbicara tentang “Visi Jangka Panjang Universitas Muhammadiyah Kendari: Infrastruktur sebagai Fondasi Kemajuan Akademik.”

### Perspektif Pejabat Universitas

Prof. Dr. Ir. H. Sudarman, M.T., dalam kesempatan kuliah umum, menegaskan komitmen universitas terhadap pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan. “Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki visi untuk menjadi universitas terdepan di kawasan Sulawesi Tenggara. Untuk mewujudkan visi tersebut, sarana dan prasarana yang modern, nyaman, dan berkelanjutan adalah kebutuhan mutlak,” ujarnya di depan ratusan peserta yang memenuhi aula.

Rektor menambahkan bahwa dalam tiga tahun ke depan, universitas akan mengalokasikan anggaran signifikan untuk renovasi gedung kuliah, pembangunan laboratorium terintegrasi, dan peningkatan infrastruktur digital. “Kami juga berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan dalam setiap proyek pengembangan. Universitas tidak hanya harus berkontribusi pada pendidikan, tetapi juga pada pelestarian lingkungan,” lanjut Prof. Sudarman.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Ir. Muhammad Rizal, M.Eng., juga hadir dalam kesempatan ini dan memberikan testimonial tentang dampak positif sarana dan prasarana yang baik terhadap kualitas pembelajaran. “Dari evaluasi terhadap mahasiswa dan dosen, kami menemukan bahwa kualitas fasilitas fisik berkorelasi positif dengan kepuasan akademik dan prestasi belajar. Oleh karena itu, investasi dalam sarana dan prasarana adalah investasi dalam kualitas pendidikan,” katanya.

### Dampak dan Harapan ke Depan

Kegiatan seminar, webinar, dan kuliah umum pada 22 April 2026 diharapkan membawa dampak signifikan bagi pengembangan infrastruktur Universitas Muhammadiyah Kendari. Peserta mendapatkan pengetahuan dan praktik terbaik yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sarana dan prasarana sehari-hari.

Dr. Bambang Setiawan mengungkapkan optimismenya tentang dampak jangka panjang dari kegiatan tersebut. “Setelah seminar ini, kami akan membentuk tim task force yang terdiri dari perwakilan berbagai unit untuk merancang roadmap pengembangan infrastruktur dalam lima tahun ke depan. Masukan dari narasumber dan peserta akan menjadi fondasi penting dalam perencanaan kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Bambang menerangkan bahwa universitas juga akan melakukan audit infrastruktur menyeluruh dalam enam bulan ke depan. “Audit ini akan menjadi baseline untuk mengidentifikasi prioritas pengembangan dan alokasi anggaran yang optimal,” tambahnya.

Salah satu peserta seminar, Bapak Sugiyanto, yang merupakan Kepala Sub-Unit Pemeliharaan Gedung, memberikan evaluasi positif tentang kegiatan tersebut. “Seminar ini sangat bermanfaat bagi saya secara pribadi dan tim saya. Saya mendapatkan insight baru tentang teknologi maintenance yang lebih efisien dan strategi planning yang lebih matang. Saya yakin pengetahuan ini akan kami implementasikan dalam operasional sehari-hari,” kata Sugiyanto dengan antusias.

Mahasiswa yang hadir juga memberikan apresiasi. Mira Handayani, mahasiswa angkatan ketiga dari Fakultas Teknik, mengatakan bahwa acara ini membuka perspektif baginya tentang pentingnya infrastruktur kampus. “Sebagai mahasiswa, saya sering menikmati fasilitas tanpa berpikir bagaimana pengelolaan di belakangnya. Setelah menghadiri seminar ini, saya memahami betapa kompleks dan penting pengelolaan sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas akademik kami,” ucapnya.

### Penutup dan Rekomendasi

Kegiatan seminar, webinar, dan kuliah umum yang diselenggarakan oleh Unit Sarana dan Prasarana Universitas Muhammadiyah Kendari pada 22 April 2026 menunjukkan komitmen serius institusi terhadap peningkatan kualitas infrastruktur dan manajemen fasilitas. Dengan menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai latar belakang, universitas telah menciptakan forum pertukaran pengetahuan yang berharga.

Kegiatan ini juga mencerminkan pemahaman universitas bahwa sarana dan prasarana yang baik adalah investasi tidak hanya dalam fisik bangunan, tetapi dalam kualitas pendidikan, kesejahteraan civitas akademika, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan rencana aksi yang jelas dan komitmen pendanaan yang memadai, Universitas Muhammadiyah Kendari tampak siap untuk melangkah maju dalam optimalisasi infrastruktur kampus.

Diharapkan bahwa pengetahuan dan insight yang diperoleh dari seminar ini akan diterjemahkan menjadi aksi nyata yang meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa dan produktivitas seluruh civitas akademika dalam jangka panjang.

Penulis: Redaksi Kampus
Kendari, 22 April 2026

More From Author

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif, Targetkan 500 Mahasiswa dalam Tahun Akademik 2026/2027

Universitas Muhammadiyah Kendari: Pusat Pendidikan Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *